
Scarlett Acne Serum & Brightly Ever After Serum Review
Scarlett Whitening yang terkenal dengan body lotion wanginya itu, sekarang bikin skincare lho! Nggak main-main, produknya juga hype di mana-mana. Banyak yang cari, banyak yang pakai, banyak yang suka. Kamu sudah coba belum?
Brand buatan Felicya Angelista ini telah merilis dua jenis serum untuk
wajah dengan fungsi yang berbeda. Selama sebulan terkahir aku sudah cobain
serumnya satu per satu. Jadi aku bisa kasih tau kamu, rekomendasi serum mana
yang bagus untuk mengatasi masalah kulitmu.
baca juga: Review Scarlett Body Scrub, Shower Scrub, dan Body Lotion

Apa aja sih serum terbaru dari Scarlett Whitening?
- Acne Serum dengan tea tree water, salicylic acid, dan licorice untuk mengatasi kulit berjerawat; dan
- Brightly Ever After Serum dengan niacinamide, glutathione, dan vitamin c untuk mengatasi kulit kusam.
Bentuk
packaging keduanya mirip. Cuma beda
di warna aja. Acne serum dengan nuansa warna ungu, sedangkan Brightly Ever
After Serum dengan warna merah muda.



Keduanya
sama-sama dikemas dalam dus yang dilapisi segel vacuum plastic. Desainnya sederhana, tapi tetap menarik. Kemasannya
juga informatif. Info komposisi, cara penggunaan, tanggal kadaluwarsa, label
produsen, dan ijin edar BPOM ada semua di sini.
Botolnya
dari frosted glass yang tebal dan
kokoh dengan tutup ulir yang dilengkapi aplikator berupa pipet kaca. The pipete works really well, empuk, dan
gampang dikontrol.
Btw, isi botolnya penuh, bahkan sampai ke pipetnya juga.
Review Scarlett Acne Serum
Tea Tree Water helps to clear pores and
tighten skin. Liquorice Extract effective in improving the look of an uneven
skin tone, and Salicylic Acid works best for acne, also help prevent future
breakouts.
Netto
: 15 ml
PAO
: 6 bulan
BPOM
: NA18200104454
Harga
: IDR 75000

INGREDIENTS:
Aqua,
Melaleuca Alternifolia (Tea Tree) Leaf Water,
Annona Cherimola Fruit, Isopentyldiol, Centella Asiatica Extract, PEG-8,
Phenoxyethanol, Salicylic Acid, Ascorbyl
Glucoside, Aminomethyl Propanol, Hydroxyethylcellulose, 1,3-Butylene Glycol,
Pentane-1,2-diol, Di Na EDTA, Ethylhexylglycerin, Isostearamidopropyl
Ethyldimonium Ethosulfate, Sodium Hydroxide, Sodium Citrate, 1,2-Hexanediol,
Tamarindus Indica Seed Gum, Biosaccharide Gum-1, Phenylpropanol, Sodium
Dehydroacetate, Propylene Glycol, Citric Acid, 2-Amino-1 Butanol, Glycyrrhiza Uralensis (Licorice) Root Extract,
Olea Europaea (Olive) Fruit Oil, Carthamus Tinctorius (Safflower) Seed Oil.
Highlight dari serum ini tuh apa sih? Jadi, di
dalamnya mengandung Tea Tree Leaf Water, Salicylic Acid, dan Licorice Root
Extract.

Tea
Tree Leaf Water mempunyai fungsi anti
acne dan antibacterial yang juga
dapat menenangkan kulit yang sedang iritasi.
Salicylic
Acid mengandung anti inflamasi yang bisa mengatasi dan mencegah jerawat dan blackhead karena dapat mengeksfoliasi
kulit hingga ke dalam pori-pori.
Licorice
Root Extract berfungsi sebagai pencerah sekaligus anti inflamasi yang dapat
menenangkan kulit.
Jujur
aja, aku nggak naruh ekspektasi besar pada serum ini. Melihat komposisinya yang
menggunakan tea tree leaf water
sebagai bahan utama, aku kira dia hanya
akan ngasih soothing effect aja.
Aku
tau di dalamnya ada kandungan Salicylic Acid, tapi posisinya kurang strategis. Jadi
aku kira Salicylic Acid ini nggak akan banyak berpengaruh ke jerawatku
nantinya. Tapi, aku salah, sis.
Kaget
aku tuh, ternyata serumnya bagus hahaha.

Serumnya
bening dengan tekstur yang agak cair, tapi nggak secair air. It’s fragrance-free, tapi masih
beraroma. Ada hint aroma tea tree yang samar.
Cuma
tercium sepersekian detik aja. Sekalipun kamu nggak suka aroma tea tree, aku rasa aroma serum ini nggak
akan mengganggu.
Kalo
teksturnya begitu sudah jelas ya bakal gampang diratakan. Cepat meresap dengan
sedikit rasa lengket di awal. Tenang, semenit kemudian lengketnya hilang kok.

Begitu
meresap aku merasa kulit wajahku jadi kencang dan somewhat lebih matte. Kamu
tau? Efeknya langsung kelihatan dalam semalam!
Nggak
nyangka banget ternyata jerawatku bisa matang secepet ini. Setelah jerawatnya
matang, tentu perlu waktu supaya mengering.
Tapi
nggak lama kok. Dalam empat hari jerawatnya bisa kering dan
rata lagi dengan kulit sekitarnya. Happy
banget!!

Selama
pakai serumnya nggak ada rasa perih sama sekali. Rasa “matte”-nya itu buat aku nggak menganggu.
Toh bisa diatasi dengan aplikasi hydrating products seperti toner/essence
sebelum memakai serumnya, lalu dilapisi dengan moisturizer setelahnya.
Review Scarlett Brightly Ever After Serum
Glutathione and Viatmin C is an
antioxidant to protect skin from free radicals. Giving a brighter, glowy, and
more even complexion. With Niacinamide to helps visibly minimize enlarged
pores.
Netto
: 15 ml
PAO
: 6 bulan
BPOM
: NA18201901367
Harga
: IDR 75000

INGREDIENTS:
Aqua, Nicotinamide, 1,3-Butylene Glycol, Lavandula Angustifolia (Lavender) Water, Ascorbyl Glucoside, Arisaema Amurense Extract, 2-Phenoxyethanol, Hydroxyethylcellulose, Glutathione, Aminomethyl Propanol, Ethyl Macadamiate, Decyl Glucoside, Pentane-1,2-diol, Di Na EDTA, Ethylhexylglycerin, Tamarindus Indica Seed Gum, Biosaccharide Gum-1, 1,2-Hexanediol, 2-Amino-1-Butanol, Tocopherol, Malic Acid, CI 16255.
Wajahku
ini tipe yang tiap setelah berjerawat pasti ninggalin bekas hitam alias Post Inflammatory Hyperpigmentation
(PIH). Tentu, PIH ini harus segera ditangani dong.
Makanya
setelah jerawatku kering dan rata dengan kulit sekitarnya, aku langsung pakai
serum Brightly Ever After dari Scarlett, berharap supaya bekasnya segera pudar.

Ada
tiga bahan yang menjadi highlight
dalam komposisinya, yaitu Nicotinamide, Glutathione, dan Ascorbyl Glucoside.
Ketiga bahan tersebut memang dikenal sebagai agen guna mencerahkan kulit.
Nicotinamide,
atau yang lebih akrab disebut Niacinamide, dapat membantu meratakan warna
kulit, mencerahkan kulit, dan menyamarkan penampakan pori-pori yang terlihat
besar.
Glutathione
berfungsi sebagai antoksidan yang dapat menhambat pembentukan zat penyebab
kulit gelap.
Ascorbyl
Glucoside merupakan derivat vitamin c yang sangat stabil yang dapat mencerahkan
kulit sekaligus berperan sebagai antioksidan.

Konsistensi
serum ini sedikit lebih kental dengan warna yang lebih vibrant dibanding Acne Serum dan terasa lebih licin saat diratakan.
Aku
kurang suka dengan aroma alami dari serum ini. Berhubung memang fragrance-free, maka aromanya ini datang
dari campuran bahan-bahannya.
Aku
mencium aroma yang sedikit asam saat mendekatkan hidung ke botolnya. Utungnya
saat dioleskan ke wajah aromanya nggak bertahan lama.

Meskipun
bertekstur lebih kental, tapi sama-sama gampang diratakan kok. Malahan nggak
terasa lengket sama sekali. After effect-nya
pun terasa lebih nyaman karena cukup hydrating.
Menurutku
serumnya oke untuk menjaga tingkat kecerahan kulit, soalnya overall wajahku terlihat cerah dan nggak
kusam. Tapi untuk targeted spot kayak
noda bekas jerawat gitu, hasilnya beda.
Karena
setelah pemakaian dua minggu perubahannya belum signifikan. Maka itu aku belum
bisa kasih foto before-after-nya.
Noda bekas jerawat dari foto di atas itu masih gitu-gitu aja hingga sekarang.
Well, again, hiperpigmentasi di wajahku itu tipe
yang membandel dan susah pudar. Nggak apa, aku bakal tetap pakai terus supaya
bisa lihat efeknya bagaimana. Nanti deh kalo sudah nampak hasilnya akan aku update di sini, ya.

Aku
puas dengan produknya. Tapi, kalo boleh kasih saran sih, kayaknya akan lebih
bagus jika aromanya dibuat netral hehe.
Hadirnya
dua serum dari Scarlett ini, menurutku bisa jadi jawaban atas masalah kulit
kebanyakan orang, yaitu yang pengen jerawatnya cepat kering dan yang mau kulit
cerah.
Kalo
kulitmu berjerawat bisa coba Acne Serum. Kalo kulitmu kusam silakan coba
Brightly Ever After Serum. Serum Scarlett dan produk lainnya bisa dibeli di
Shopee Mall Scarlett Whitening ya. Harganya 75 ribu ajaaa~

waah, serum yang hype banget dimana-mana nih. aku baru tau kalo ternyata isinya cuma 15ml, pas deh ya sama harganya yang lumayan terjangkau. lumayan tertarik juga jadinya sama si acne serum. anyway, nice review! :D
ReplyDelete