08 July 2019

Dermatory Hypoallergenic Cica Cream Review

review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream

DERMATORY Hypoallergenic Cica Cream

Produk ini sudah duduk diam di wishlist-ku berbulan-bulan, sampai akhirnya aku beli awal bulan Juni lalu. Aku penasaran setelah lihat swatch teksturnya yang thick dan warna krimnya yang ungu muda – menarik banget! Mungkin gara-gara aku sendiri jarang lihat krim warna-warni begini jadi triggered pas nemuin ada yang warna ungu haha. Di lain sisi, aku sempat ragu untuk beli. Soalnya belum banyak orang yang ngomongin krim ini. Agak susah cari review-nya yang dalam Bahasa Inggris.


Well, akhirnya tetap beli sih.. dengan pikiran, “kalo krimnya jelek jadiin body lotion ajalah”. Pasrah XD

Ini adalah moisturizer dari brand Dermatory asal Korea Selatan yang merupakan salah satu brand Club Clio. Mungkin kamu familiar sama Clio dan Peripera? Nah, Dermatory berasal dari rumah yang sama seperti brand-brand itu.

Produk Dermatory ditergetkan untuk kulit sensitif dengan formula yang bebas dari berbagai bahan yang dapat menstimuli munculnya iritasi. Di antaranya, fragrance dan paraben. Daftar lengkap bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream

Cares and protects unhealthy skin due to environmental stimuli with its allergy-safe formula and azulene (disalin dari kemasan). Klaimnya menyebutkan krim ini sudah teruji hypoallergenic, tapi buat aku klaim ini nggak spesial karena memang nggak ada standarnya

Star ingredients dari produk ini adalah Centella Asiatica atau disebut juga dengan Gotu Kola atau Tiger Grass. Bahan ini dikenal baik sebagai anti-infammatory agent yang bisa membantu soothing, moisturizing sekaligus jadi antioksidan untuk kulit.

Features (disalin dari jolse.com)
  • Contains 20 toxic-free ingredients to prevent skin irritation and allergy-free formula ensures safe usage.
  • Highly enriched cream texture is gently applied and helps quick absorption into the skin.
  • Specially designed ointment type dispenser make sure an appropriate amount can be used more hygienically.

review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream

Setiap produknya berisi 50 ml dengan PAO selama 12 bulan. Menariknya, Dermatory nggak mencantumkan expired date (EXP) dan hanya mencantumkan manufacturing date (MFD). Jadi kapan tepatnya krim ini kadaluwarsa adalah 12 bulan setelah produknya dibuka pertama kali. Jangan lupa catat tanggalnya, ya!

INGREDIENTS:
Water, Glycerin, Caprylic/Capric Triglyceride, Cetyl Ethylhexanoate, Phytosqualane, 1,2-Hexanediol, Methylpropanediol, Polyglyceryl-10 Distearate, Cetearyl Alcohol, Betaine, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Jojoba Esters, Guaiazulene, Honey Extract, Centella Asiatica Extract, Rosa Damascena Flower Water, Olea Europaea (Olive) Fruit Oil*, Algae Extract, Eclipta Prostrata Leaf Extract, Ficus Carica (Fig) Fruit Extract, Coccinia Indica Fruit Extract, Melia Azadirachta Leaf Extract, Melia Azadirachta Flower Extract, Solanum Melongena (Eggplant) Fruit Extract, Aloe Barbadensis Flower Extract, Ulmus Davidiana Root Extract, Amaranthus Caudatus Seed Extract, Ocimum Sanctum Leaf Extract, Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract, Corallina Officinalis Extract, Chamomilla Recutita (Matricaria) Extract, Chrysanthemum Parthenium (Feverfew) Extract, Hydrogenated Lecithin, Sodium Hyaluronate, C12-15 Alkyl Benzoate, Stearic Acid*, Butylene Glycol, Polyglyceryl-10 Myristate*, Sodium Stearoyl Glutamate, Tocopheryl Acetate, Fructooligosaccharides, Disodium EDTA, Beta-Glucan, Ethylhexyl Stearate*, Hydrolyzed Hyaluronic Acid, Ceramide NP.

Note: Bahan bertanda bintang (*) mungkin bisa jadi Fungal Acne trigger.

review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream

Produk ini dikemas dalam dus dengan tube ungu muda dan tutup ulir putih. Informasi umum sudah tertulis di dusnya dalam dua bahasa, Korea dan Inggris. Btw, aku suka dusnya – secure banget! Mereka membuat dusnya sedemikian rupa dengan segel di bagian dasar (bawah). Dengan bentuk seperti ini siapapun nggak akan bisa membuka dusnya tanpa merusak segel di bawahnya. Therefore, keamanan produk terjamin sekalipun tanpa lapisan vacuum plastic.

review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream
review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream

Bagian mulut tube-nya cukup besar yang dilapisi segel aluminum sebagai pengaman. Poin plus lainnya, di bagian belakang tube disediakan space khusus untuk menulis tanggal dibukanya produk.

review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream
review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream

Teksturnya sesuai ekspektasiku, krim warna ungu muda yang thick tapi tetap creamy. Walau thick, krimnya gampang diratakan, cukup cepat meresap dan nggak terasa berat di kulit. Aromanya netral karena tanpa campuran fragrance. Yang tercium hanya aroma khas krim aja. Cocok buat yang memang menghindari wewangian di skincare.

review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream

Krimnya ngasih finish yang dewy tanpa kesan berminyak dan nggak kelihatan basah. Nggak greasy sama sekali! Seakan krimnya langsung sink in ke dalam kulit gitu. Rasanya ringan, nggak lengket dan bisa bekerja baik saat dikombinasikan dengan skincare-ku yang lain. Awalnya agak khawatir karena thick cream gini biasanya bikin sumuk kalo dipakai bareng sunscreen, tapi praktiknya nggak ada masalah. Cocok banget sama sunscreen-ku yang sekarang.

Dilihat dari komposisi yang posisi teratasnya diisi emollient (Caprylic/Capric Triglyceride, Cetyl Ethylhexanoate, Phytosqualane), bisa ditebak kalo krimnya mampu melembabkan. Efek lembabnya bisa bertahan lama tanpa bikin mukaku minyakan. Lembabnya bertahan lebih dari 4 jam saat day time dan semalaman saat night time. Surprisingly, jika dibandingkan dengan my current favorite moisturizer, Illiyoon Ceramide Ato Concentrate Cream, lembabnya lebih bagus si Dermatory ini.

review-dermatory-hypoallergenic-cica-cream

Kemampuannya untuk membantu soothing kulit akibat inflamasi menurutku biasa aja. Di kulitku, soothing effect dari pemakaian (single use) Cica Cream ini nggak secepat pemakaian (single use) toner cica. Tapi, jika digunakan bersamaan bisa bantu proses soothing-nya lebih cepat dan bikin kulit jadi lebih kalem.

Soothing Ingredients: ​
Jojoba Esters, ​Centella Asiatica Extract, ​Curcuma Longa (Turmeric) Root Extract, ​Beta-Glucan.

Aku suka formulanya yang dibuat ‘safe enough’ supaya nggak memperparah kondisi kulit yang sedang nggak sehat. Overall, terlepas dari efek soothing yang so-so, produk ini bisa jadi opsi moisturizer yang bisa dipakai saat kulitku sedang recovery dari kemerahan/inflamasi. Aku lebih merekomendasikan produk ini untuk pemilik kulit normal-kering. Sedangkan untuk kulit kombinasi/berminyak, mungkin bisa coba varian Gel Cream dari seri yang sama. Soalnya dia punya tekstur yang lebih light daripada varian Cream ini~



Rating: ★★★☆☆

Where to buy? JOLSE
Price? $18.48

5 comments:

  1. Lucu ya creamnya warna ungu lavender gitu. Boleh lah di coba jajalin alternatif moisturizer lain.

    ReplyDelete
  2. Aku juga suka ngerasa sumuk kalo pake krim yg agak thick terus ditimpa sunscreen. Aplagi aku gmpg keringetan

    ReplyDelete
  3. Aku selalu catat tanggal buka produk di belakang kemasan, jd ga bakal kelupaan sih kapan PAOnya beb, nah masalahnya kalau ternyata produk itu udah/hampir kadaluarsa sebelum dibuka gimana dong? Ngeri juga ya beb, karna semua produk kan ada umurnya.

    ReplyDelete
  4. kalau bebas wewangian aku bakalan suka banget sih kayanya, aku ga begitu familiar sama brand cica ini tapi aku mulai jadi mencari tau soal brand ini.
    btw, suka banget sama foto-fotonya

    ReplyDelete
  5. iya biasanya produk yg sprti ini bikin sumuk gerah gt ya
    kok ini engga.. wahhh dry skin kek ak kek nya butuh pake cica ini nih
    wrna ny jg emesh bgt..
    ungu2 gt 😁

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir! Komentarmu akan segera aku balas. Semua komentar dalam moderasi dan akan disetujui asalkan tidak berisi link/spam/promosi dan akun unknown/anonim :-)

Powered by Blogger.
COPYRIGHT © 2019 - SOUTH SKIN | THEME BY RUMAH ES